Monday, December 27, 2021

Lebih Dekat Dengan Teknologi Terapan dan Teaching Factory di Politeknik Negeri Jember

View Article

 

Innovation is the only way to win - Steve Jobs


Apa hal yang pertama kali terbersit ketika mendengar kata “inovasi”?

Mobil Terbang? Roket? atau produk technology breakthrough lainnya?


Contoh diatas tidak salah, karena sejatinya Inovasi berarti proses atau hasil pengembangan yang bertujuan untuk memperbaiki produk, proses atau sistem yang baru. Tapi sebelum jauh-jauh memikirkan mobil terbang atau roket, alangkah lebih baik kita cari tahu inovasi-inovasi di sekitar kita yang pelan tapi pasti akan membuat perubahan kedepannya.


Senin, 13 Desember 2021 yang lalu saya berkesempatan untuk melihat langsung beberapa inovasi yang ada di Politeknik Negeri Jember, perguruan tinggi yang baru saja merayakan dies natalis ke-33 ini menyimpan banyak sekali inovasi, beberapa diantaranya adalah dengan adanya Teaching Factory (TeFa) dan Teknologi Terapan.


Teaching Factory


Sebagai perguruan tinggi yang menjalankan pendidikan vokasional, Politeknik Negeri Jember membentuk Teaching Factory sebagai salah satu sarana unggulannya. Menariknya, TeFa memiliki konsep pembelajaran vokasi berbasis produksi atau jasa yang mengacu kepada standar dan prosedur yang berlaku di industri. Itu artinya, mahasiswa bisa benar-benar belajar proses produksi seperti yang diterapkan di industri tersebut.


Sampai saat ini, Politeknik Negeri Jember sudah memiliki total 22 Teaching Factory, pada kegiatan Campus Visit 2021 ini, saya berkesempatan untuk mengunjungi 2 Tefa, yaitu Tefa Close House and Hatchery dan Tefa Minuman Kemasan Air Mineral SIP. 


Teaching Factory Close House and Hatchery



TeFa Close House & Hatchery terdiri dari 3 bangunan yang memiliki fungsinya masing-masing. Yang pertama adalah kandang ayam dengan konsep tertutup (Close House) yang bisa menjamin keamanan karena tidak ada kontak dengan organisme lain. 


Dipandu oleh Bapak Budi Prasetyo. SPt. MP dan beberapa mahasiswa prodi Manajemen Bisnis Unggas, saya dan peserta campus visit lainnya diajak untuk memahami proses untuk membuat ayam lokal unggul khas Polije.



Kegiatan produksi ayam lokal unggul Polije dimulai dari proses perkawinan, tahap ini dilakukan secara alami dengan menempatkan ayam jantan dan betina di dalam kandang, dengan perbandingan 1 jantan dengan 7-9 betina. 


Proses penyilangan ayam lokal unggul dengan ayam ras ini diharapkan bisa menciptakan strain / varian baru, dengan konsumsi pakan yang lebih efisien dan cita rasa yang tidak dimiliki oleh ayam ras / broiler.


Selesai dari kandang ayam, peserta Campus Visit bergeser ke unit selanjutnya yaitu unit penetasan telur, disini telur-telur yang sudah dipanen akan diseleksi dengan 4 kriteria, yaitu : Ukuran, warna, bentuk, kebersihan. Telur yang layak tetas selanjutnya akan distrelisisasi dan dimasukkan ke mesin inkubator (setter) selama 18 hari. Proses ini menggantikan peran ayam betina dalam mengerami telur.



Tahap terakhir adalah proses penetasan ayam, dari mesin inkubator, telur dipindah ke mesin tetas (hatcher), setelah menetas, anak ayam yang baru lahir (days old chick) akan diseleksi kembali untuk menentukan kelayakannya.


Bangunan terakhir dari TeFa Close House & Hatchery adalah kandang broiler, selain menjadi tempat pemeliharaan / budidaya, lokasi ini juga menjadi tempat penelitian mahasiswa. Ayam dikelompokkan sesuai dengan warna dasarnya (hitam, coklat, putih), untuk diteliti apakah ada korelasinya dengan tingkat pertumbuhan dan efisiensi makanan.



Teaching Factory Air Mineral SIP


“Keren ya polije, punya air mineral produksi sendiri”. 

 

Itulah kata yang pertama kali saya ucapkan ketika mengunjungi Teaching Factory ini. 
 
Masih berada di dalam area kampus, tempat produksi air mineral ini dibagi menjadi 3 sektor yaitu : penampungan air, ruangan penyaringan dan pengemasan. Prosesnya sendiri dimulai dari pengambilan air dari sumber yang diangkut menggunakan mobil tangki, kemudian ditempatkan di tandon.

Untuk menghasilkan air mineral yang murni, dilakukan penyaringan menggunakan pasir mangan (Manganeese) dan karbon aktif, selanjutnya air ditambahkan dengan oksigen dan ozon untuk menambahkan kesegaran dan manfaatnya.


Saat ini, air mineral SIP masih didistribusikan secara internal, misalnya saat wisuda atau kegiatan lainnya di Polije. (beruntung banget kan jadi mahasiswa polije, bisa menikmati air mineral SIP tiap ada acara kampus).

Teknologi Terapan Mobil & Motor Listrik


Destinasi ketiga dari kegiatan Campus Visit Polije 2021 adalah Gedung Jurusan Teknik, di halaman depan sudah ada 3 kendaraan listrik yang sudah siap dicoba, yaitu : Motor Listrik, Mobil Listrik khusus visitor (mobil golf) dan mobil listrik dalam bentuk gokart. Ketiganya merupakan hasil karya mahasiswa jurusan Teknik yang termasuk dalam Teknologi Terapan Mobil & Motor Listrik Politeknik Negeri Jember.

Pertanyaan orang awam seperti saya ketika melihat kendaraan listrik adalah :

- Berapa lama proses pengisian dayanya?
- Bagaimana kecepatannya?
- Apakah benar lebih efisien dibandingkan dengan kendaraan berbahan bakar fosil? 


Berdasarkan jawaban dari teman-teman mahasiswa jurusan teknik, lama proses pengisian tergantung kapasitas daya kendaraan dan kecepatan charger yang digunakan, mobil golf dengan kapasitas 5.000 watt bisa memakan waktu pengisian daya 6-7 jam, sedangkan motor listrik berdaya 1.000 watt hanya memakan waktu 2-3 jam saja. Untuk kecepatannya bisa diatur dari mode low, medium hingga high.

Dengan semakin pesatnya pengembangan mobil listrik dunia, semoga dengan munculnya karya kendaraan dari listrik dari Polije ini bisa memacu perkembangan mobil listrik tanah air.

Teknologi Terapan Panel Surya


Setelah kendaraan listrik, inovasi lain yang sedang dikembangkan di Polije selanjutnya adalah penerapan panel surya/solar cell, lokasinya masih berada di Gedung Teknik, tepatnya di area rooftop.

Pernah mikir gak? Indonesia berada di daerah khatulistiwa, itu berarti kawasan ini bisa mendapatkan sinar matahari yang melimpah hampir sepanjang tahun, bayangkan jika energi tersebut bisa dikelola kemudian digunakan sebagai alternatif penggunaan energi baru?


Instalasi solar panel di rooftop Gedung Teknik Polije ini berjumlah 28 keping, dengan ukuran daya tiap keping sebesar 360 watt, dengan total keseluruhan mencapai 10.800 watt. Infrastruktur ini menjadi sarana praktek mahasiswa jurusan Teknik Energi Terbarukan (TET). 

Itu dia rangkuman pengalaman saya dalam acara Campus Visit Polije 2021, dengan adanya Teaching Factory dan Teknologi Terapan, Politeknik Negeri Jember terus berupaya untuk melahirkan inovasi-inovasinya, selaras dengan jargon SIP (Smart, Innovative dan Professional).

Salam Polije SIPPP!!!

Wednesday, November 10, 2021

Perjalanan Menelusuri Goa Jepang di Pantai Bandealit Jember

View Article


Pantai Bandealit tidak hanya menyajikan pemandangan laut yang menakjubkan, tapi juga sudut wisata sejarah yang belum banyak dijelajahi, salah satunya adalah Goa Jepang yang terletak di salah satu bukit di pesisir Pantai Bandealit. Goa ini sejatinya adalah bunker yang dijadikan tempat persembunyian prajurit jepang puluhan tahun silam.


Agustus 2021 lalu saya berkesempatan untuk menjelajahi pantai yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Meru Betiri ini, tepatnya di Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo, Jember, Jawa Timur. Butuh perjuangan yang cukup ekstra untuk menuju tempat wisata ini, selain jaraknya yang jauh, medan yang ditempuh juga cukup berat. Butuh waktu sekitar 2.5 sampai dengan 3 jam untuk menempuh jarak 64km dari kota Jember.


Perjalanan membelah bukit dan menelusuri hutan dibayar tuntas dengan pemandangan yang menawan, sesampainya di lokasi saya ditakjubkan dengan suasana Pantai Bandealit yang asri dan alami. Indahnya panorama Bandealit berpadu dengan deburan ombak dan udaranya yang segar. Tidak hanya menyajikan pantai, di pesisirnya juga kita bisa melihat muara, hutan mangrove dan perbukitan yang luas.


Pesona muara timur Pantai Bandealit

Dibalik keindahan alam yang menakjubkan, Pantai Bandealit ternyata juga pernah menjadi saksi bisu dari aksi penjajahan Jepang di Indonesia, sekitar 2km dari camping ground Pantai Bandealit, terdapat bunker yang dipercaya merupakan tempat pertahanan prajurit jepang di masa penjajahan.


Menelusuri pesisir Pantai Bandealit menuju Goa Jepang


Perjalanan untuk mengunjungi Goa Jepang di Pantai Bandealit lumayan menguras tenaga, setelah menelusuri pesisir pantai kurang lebih 2km, saya harus melakukan pendakian di salah satu bukit, dengan akses rute yang mendaki dan tertutup ranting dan tumbuhan. Menurut petugas, sudah sangat jarang pengunjung yang mendaki bukit ini, hingga akhirnya harus membuat akses jalan baru atau istilahnya “babat alas”. Dalam perjalanan saya masih bisa mendengar suara burung dan kera bersautan, menunjukkan bahwa kawasan ini masih dihuni oleh berbagai satwa liar.


Bunker Jepang di Pantai Bandealit Jember

Jam tangan menunjukkan pukul 07.56 ketika saya sampai tempat yang dituju, di depan saya terdapat sebuah bangunan berbentuk pillbox dengan tulisan Goa Jepang. Hanya terdapat satu akses pintu masuk yang mengaruskan saya loncat ke area dalam yang lebih rendah. Masuk ke dalam bangunan, hanya ada ruang kosong yang mungkin bisa menampung 30-40 orang. Dari pintu bungker saya bisa melihat lautan yang luas, sepertinya memang ini tujuan Jepang membangun bunker di lokasi ini, untuk mengawasi lalu lintas laut selatan Indonesia.


Di ketinggian 200 meter di atas permukaan laut, bunker ini pernah menjadi saksi bisu dari upaya jepang dalam menjajah Indonesia, adalah tugas kita untuk menjaga agar peninggalan dari peristiwa kelam ini sebagai pembelajaran untuk terus menjaga kemerdekaan Indonesia, salah satunya dengan mencintai keindahan alam dan keberagaman budaya di dalamnya.



Friday, November 05, 2021

Mengulas Tabungan Syariah untuk Kepemilikan Emas

View Article
Ilustrasi emas. Photo : unsplash


Emas merupakan investasi yang cocok bagi yang baru untuk memulai atau mencoba investasi. Investasi emas mempunyai keunggulan karena fisik yang mudah dicairkan, mempunyai harga yang naik, cocok untuk investasi jangka panjang, dan juga bisa aman dengan resiko yang kecil bahkan juga tidak ada. Untuk mencoba investasi emas ini bisa memilih pembiayaan yang diberikan oleh Bank Syariah Bukopin. Bank syariah ini menawarkan deposito dengan simulasi deposito syariah, pendanaan multiguna untuk pendidikan dan lainnya, serta iB Kepemilikan Emas bagi yang menginginkan untuk mencoba berinvestasi emas.


Tabungan emas syariah dari Bank Syariah Bukopin ini mempunyai manfaat yang bisa mendapatkan dana secara cepat dan juga mudah apabila membutuhkan dana untuk kebutuhan mendesak. Hal tersebut karena emas merupakan investasi yang mudah untuk dicairkan dan dijual kembali, sehingga sangat cocok untuk digunakan bagi yang mempunyai keperluan mendesak. Selain itu pembiayaan iB kepemilikan emas dari bank ini juga mempunyai keunggulan tanpa biaya administrasi selama masih promosi, pembayaran dengan angsuran yang tetap, dan juga mendapatkan margin keuntungan kompetitif. Hal tersebut bisa menjadi keunggulan yang didapatkan ketika memilih tabungan kepemilikan emas dari Bank Syariah Bukopin.


Ilustrasi emas batang. Foto : unsplash


Tabungan ini mempunyai simulasi kepemilikan logam mulia yang bisa digunakan untuk mendapatkan keunggulan terbaik. Sebelum melakukan simulasi tersebut dan menghitung angsuran juga bisa memperhatikan info taksiran emas yang tersedia di website Bank Syariah Bukopin, sehingga mendapatkan keuntungan yang maksimal. Untuk Simulasi Kepemilikan Emas, faktor yang bisa dihitung adalah:


  • Berat per keping yang akan dipilih minimalnya 5 gram dan maksimalnya 250 gram.
  • Banyaknya keping yang akan dipilih.
  • Waktu angsuran 24 hingga 60 bulan.
  • Uang muka minimalnya 20%.

Untuk tabungan kepemilikan emas dari Bank Syariah Bukopin ini mempunyai syarat dan ketentuan meliputi:

  • Bagi perorangan yang merupakan WNI dengan usia 21 tahun atau sudah menikah.
  • Maksimum usia pembiayaan lunas 55 hingga 65 tahun tergantung dari profesi.
  • Mempunyai tabungan iB atau Giro iB.
  • Setuju untuk menandatangani aplikasi permohonan pembukaan pembiayaan iB kepemilikan emas.
  • Melengkapi dokumen yang dibutuhkan untuk pembukaan rekening.

Ngopi Virtual Pegadaian Day #2 : Disabilitas Berkarya, Indonesia Berdaya

View Article

Keterbatasan fisik bukanlah halangan untuk berkarya dan membantu sesama, hal ini yang dialami oleh kawan-kawan disabilitas di Indonesia. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2018 jumlah penyandang disabilitas di Indonesia sebanyak 21,8 juta jiwa, angka ini diproyeksikan naik di tahun 2021 ini.

Di era teknologi seperti saat ini, peran penyandang disabilitas semakin meningkat, apalagi pemerintah juga berusaha untuk membangun masyarakat inklusi Indonesia, agar terwujud masyarakat yang terbuka, ramah, dan meniadakan hambatan, serta saling menghargai dan merangkul setiap perbedaan.

Masih dalam rangkaian acara Webinar Edukasi NGOPI Virtual Pegadaian (Ngobrol Virtual Literasi Finansial Pegadaian) 2021. Di hari terakhir ini, tema yang dibahas adalah “Disabilitas Berkarya, Indonesia Berdaya”.

Sama seperti hari sebelumnya, acara ini memilih venue di The Gade Coffee & Gold, sebuah kedai kopi dari PT. Pegadaian yang memiliki fungsi ganda, selain bisa untuk nongkrong juga bisa sambil melakukan transaksi investasi emas.

Bertepatan dengan momen sumpah pemuda, webinar dibuka dengan video karyawan disabilitas PT. Pegadaian yang mengutarakan kemandirian finansial menurut versi mereka masing-masing dan tantangan yang dialami sebagai penyandang disabilitas.

Sesi pertama dibuka dengan perkenalan pemateri yaitu Nicky Claraentia Pratiwi - Penyandang Disabilitas Tunadaksa - Womenpreneur Disability, Thisable Enterprise dan Co-Founder di Tenoon.id.


Nicky sudah menjadi penyandang disabilitas sejak umur 1 tahun, kaki kirinya harus diamputasi dan sejak saat itu harus menggunakan kaki palsu. Bully-an sudah sangat sering ia dapatkan setiap harinya. “Saat saya kecil saya sering dikata-katain kaki palsu dan lain-lain”. Ungkapnya.

“Untungnya saya memiliki support system yaitu keluarga yang sangat mendukung saya apapun kondisinya”. Tambahnya. 

Kegigihan Nicky berhasil membuahkan hasil, saat ini dia sedang menekuni startup Tenoon.id, wadah usaha yang mempekerjakan kaum marjinal dan difabel di Indonesia Timur. Selain itu ia juga membuat platform berdayabareng.com, berfokus dalam pemberdayaan disabilitas untuk menjadi kaum difabel yang unggul.

Pemateri kedua adalah Bapak Ridwan Arbiansyah - Direktur Sumber Daya Manusia PT Pegadaian, yang menjelaskan tentang “Disabilitas di Pegadaian”.

Terdapat 4 prinsip inklusi disabilitas yang diterapkan oleh Pegadaian yaitu :

Awareness : Melakukan sosialisasi, training dan informasi mengenai tenaga kerja disabilitas.
Accessibility : Menyediakan fasilitas disabilitas di unit kerja.
Support : Menciptakan lingkungan kerja yang ramah disabilitas.
Engagement : Melibatkan karyawan disabilitas dalam aktivitas perusahaan.

Rahmat menuturkan bahwa sahabat disabilitas yang bekerja dan berkarir mendapatkan hak yang sama dalam hal benefit sesuai dengan kinerja yang dihasilkan. Ini dilakukan untuk menumbuhkan engagement kepada sesama pegawai termasuk yang bukan termasuk kaum difabel, kaum disabilitas juga terlibat aktif dalam kegiatan eksternal, hingga pengembangan karir.

Rekrutmen pegawai disabilitas pada PT. Pegadaian dimulai pada tahun 2019 dengan 22 orang, dan akan terus meningkat setiap tahunnya. Menurut Ridwan, dengan adanya pegawai difabel, maka moral dan motivasi pekerja akan meningkat terutama untuk kaum non difabel, “Jika melihat teman difabel yang berprestasi dalam berkarir maka diharapkan dapat memicu semangat pegawai lainnya.” Ungkapnya.


Ada 3 hal yang telah dilakukan PT Pegadaian untuk sahabat disabilitas yaitu :
  1. Program rekrutmen karyawan disabilitas mulai tahun 2019-2021
  2. Membuat fasilitas penunjang seperti akses dan toilet disabilitas
  3. Melakukan campaign via sosial media

Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab yang ditanyakan oleh peserta webinar, beberapa pertanyaan menarik versi saya adalah :

Bagaimana cara menghilangkan stigma masyarakat yang kurang baik terkait kaum difabel?


“Kita harus membuktikan bahwa kita tidak bisa dipandang sebelah mata, caranya harus menunjukkan kapasitas kita, apa yang merupakan passion kita”. Ungkap Nicky.

Itu dia pengalaman saya mengikuti Webinar Edukasi NGOPI Virtual Pegadaian (Ngobrol Virtual Literasi Finansial Pegadaian) 2021 hari kedua. Banyak insight menarik yang saya dapatkan terkait dengan dukungan pemerintah untuk kaum disabilitas agar bisa mendapatkan kesempatan yang sama dengan non-difabel.

Ngopi Virtual Bareng Pegadaian Bikin Melek Finansial Beneran!

View Article

Topik kesadaran finansial saat ini menjadi tema yang sedang hangat didiskusikan, salah satu penyebabnya adalah pandemi COVID-19 yang memukul hampir semua sektor perekonomian dunia termasuk Indonesia. Kondisi ini menyebabkan masyarakat untuk lebih pintar dalam mengatur keputusan keuangan agar bisa survive di era pandemi ini. Faktor lainnya adalah semakin terbukanya informasi tentang keuangan yang bisa diakses melalui berbagai media di internet, tren ini membuat awareness masyarakat tentang kesehatan finansial semakin meningkat.

Sebagai freelancer yang saat ini juga sedang merintis usaha online, kemampuan mengatur keuangan mutlak dibutuhkan, bagaimana cara untuk mengalokasikan budget untuk usaha, bagaimana mengatur keputusan keuangan hingga pemilihan instrumen investasi. Karena masih sangat awam dan masih ingin selalu belajar, salah satu metode untuk mendapatkan ilmu keuangan adalah dengan mengikuti webinar.

Kali ini saya tertarik untuk mengikuti webinar dari PT Pegadaian Persero yang berjudul Ngobrol Virtual Literasi Finansial Pegadaian (Ngopi), dengan tema UMKM Bangkit, Ekonomi Maju. Rabu, 27 Oktober 2021 acara dimulai tepat pukul 14.00. Sesuai dengan judul acaranya yaitu "NGOPI", tidak ada yang lebih sempurna jika mengikuti webinar sambil ditemani dengan segelas kopi spesial.


Hal pertama yang berhasil menarik perhatian saya adalah venue yang dipilih adalah The Gade Coffee & Gold, sebuah kedai kopi dari PT. Pegadaian dengan konsep brilian, tidak hanya sekedar tempat ngopi, melainkan juga tempat untuk transaksi investasi emas. Keren bukan? apalagi saat ini sudah ada 34 cabang The Gade Coffee & Gold dari Banda Aceh, Pekanbaru hingga Palu.

Untuk menjadikan webinar ini bisa diakses oleh segala kalangan termasuk sobat tuli, selain dipandu oleh Host, acara ini menghadirkan Pingkan Podung yang akan hadir untuk menterjemahkan acara dalam bentuk bahasa isyarat.


Masuk di sesi pertama, saya berkenalan dengan Meika Hazim yang merupakan Founder dari nDalem Indonesia, usaha coklat oleh-oleh dari Yogyakarta yang produknya sudah eksis dari 2013 silam. “Arti nDalem sendiri adalah rumah, where the hearts belong to, coklat yang dibuat dari hati, sebagai tanggal hati dari jogja." Ungkapnya.

Sama seperti kebanyakan usaha lainnya, pandemi ini juga sangat berpengaruh dalam performa bisnis nDalem. “Kami melakukan shifting target konsumen dan strategi, sebelum pandemi, kami menargetkan turis lokal maupun internasional yang datang ke Jogja”. Tuturnya. 

Ia menambahkan bahwa nDalem merilis varian baru yaitu boenbeans coklat dengan fokus positioning social impact, dengan melakukan direct trade dengan petani, untuk menciptakan produk yang berkualitas dan tetap memperhatikan sustainability, ada juga phobio yang merupakan inovasi coklat dengan tambahan probiotik, bekerjasama dengan Universitas Gajah Mada.

Berikutnya Meika menjabarkan 5 kesalahan umum dalam pengelolaan keuangan usaha, yaitu : 

  1. Mencampur Keuangan Pribadi dengan usaha
  2. Tidak menggaji diri sendiri
  3. Tidak mencatat transaksi
  4. Tidak membuat laporan keuangan
  5. Tidak melakukan analisa berdasarkan laporan keuangan

Untuk menanggulangi hal diatas, Meika memberikan 7 poin penting untuk mengelola keuangan, terutama untuk UMKM.



1. Pisahkan uang pribadi dengan usaha

Diawali dengan memisahkan keuangan pribadi dan usaha, bisa dengan cara membuat rekening yang berbeda agar uang tidak tercampur satu sama lain. “Dompetnya harus terpisah agar laba dan modal tidak tercampur, agar kita tahu berapa safe-money dan uang yang bisa kita putar untuk pengembangan bisnis” Ungkap Meika.

2. Pertimbangkan sebelum melakukan pengeluaran

Dalam kedihupan bisnis atau pribadi, setiap pengeluaran yang akan dilakukan harus dipertimbangkan dengan baik “Pertimbangkan setiap pengeluaran yang akan dilakukan, entah itu untuk keperluan bisnis atau pribadi, apakah benar-benar butuh atau tidak?”. Tutur Meika

3. Lakukan Pencatatan Keuangan

Setiap pengeluaran dan pemasukan harus dicatat dengan baik, agar kita tahu bagaimana jalur dan alur mengalirnya uang setiap bulannya.

4. Analisa Laporan Keuangan

Jika pencatatan sudah selesai, lakukan analisa keuangan, kenali sektor mana saja yang menghabiskan banyak dana, analisa ini juga bisa membantu dalam pembuatan keputusan yang tepat untuk pengembangan usaha.

5. Pertimbangan untuk Investasi

Jika sudah mengerti posisi keuangan, langkah selanjutnya adalah bagaimana agar laba bisnis bisa lebih berkembang, salah satunya adalah dengan investasi. “Jika ada laba bisnis jangan semua diambil untuk kepentingan pribadi, bisa coba diinvestasikan untuk perkembangan usaha, contohnya investasi emas di Pegadaian”. Tutur Meika.

Sesi pertama yang insighful ditutup dengan disclaimer dari Meika Hazim, “Materi ini tidak akan bermanfaat jika tidak dipraktekin”. Keren bukan? saya merasa tertampar karena berkali-kali mengikuti webinar tapi tidak langsung praktek. Tapi untuk kali ini pasti langsung diterapkan.



Berlanjut ke sesi berikutnya, saya berkenalan dengan pak Damar Latri Setiawan - Direktur Jaringan Operasi dan Penjualan PT Pegadaian, beliau menjelaskan profil pegadaian, memperkenalkan produk-produk pegadaian hingga strategi untuk mendukung UMKM, beberapa poin yang menarik perhatian saya adalah sebagai berikut.

  1. Pegadaian memiliki 12 kantor wilayah, 61 kantor area, 4.087 outlet dan 16.713 agen aktif
  2. Karyawan pegadaian 65% adalah milenial
  3. Saat ini terdapat total 16.9juta nasabah Pegadaian
  4. Pegadaian memiliki 6.1 ton saldo tabungan emas

Satu hal yang saya kagumi dari Pak Damar adalah kemampuan dalam menyampaikan materi yang sangat lugas, diselingi dengan candaan kecil sambil sesekali meminum kopi membuat audience nyaman mengikuti webinar.

Masuk ke sesi terakhir yaitu tanya jawab, dari sekitar 4.800 peserta webinar terdapat ratusan pertanyaan yang masuk, 4 pertanyaan di bawah ini yang menjadi favorit saya karena bisa menambah pengetahuan tentang pengelolaan keuangan. 

1. Tips manajemen flowcash



Untuk manajemen flowcash, kak Meika menambahkan setiap transaksi uang keluar masuk harus dicatat, termasuk ketika ada dana masuk yang merupakan pinjaman dari pihak luar.


 2. Tips mengembangkan usaha dengan modal terbatas.


“Masalah modal adalah masalah yang dialami oleh banyak UMKM, kita sudah memiliki produk bagus, harusnya kita bisa menceritakan produk dengan baik agar penjualan meningkat, tipsnya adalah branding dengan storytelling untuk menceritakan produk dengan unik.” Ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa brand ambassador utama usaha kita adalah owner, jadi bagaimana seorang owner bisa terus menaikkan kapasitas diri dengan belajar terus dan mengembangkan koneksi dengan komunitas atau UMKM lain.

Terakhir, tipsnya adalah harus konsisten.

3. Fenomena Pinjaman Online Ilegal dan kenapa Pegadaian lebih baik?



Pinjaman online saat ini tengah banyak digemari, dengan syarat yang mudah membuat masyarakat tergiur sehingga banyak yang terjebak layanan ilegal.

Pak Damar menjelaskan bahwa pemahaman inklusi keuangan yang masih kurang sehingga masyarakat sering salah pilih, tergiur dengan pembiayaan yang mudah tapi ternyata ilegal. Padahal Pegadaian punya banyak sekali produk selain jual atau gadai barang, yaitu pembiayaan usaha hingga investasi.

4. Kapan waktu yang tepat untuk mulai investasi?



“2 tahun pertama profit usaha dikembalikan lagi untuk modal usaha, jadi belum bisa investasi” Ungkap Meika. Ia menambahkan sebelum memulai investasi, pemilik usaha harus memiliki dana siaga.

“Rumus dana siaga adalah memiliki tabungan usaha yang bisa digunakan untuk 4 bulan operasional kedepan (gaji, listrik), jika omset menurun, tabungan inilah yang bisa mengcover kejadian tersebut”. tambah Meika.

Untuk besaran investasi, Meika menyarankan untuk memecah profit dipecah menjadi beberapa bagian, misalnya : 20% investasi, 10% pribadi, 50% dikembalikan lagi untuk modal. Jadi disesuaikan dengan kebutuhan dan kebijakan masing-masing.

Tidak terasa sudah hampir 2 jam acara berlangsung, di penghujung acara, host Sukma Febriana bersama kedua pemateri Meika Hazim dan Damar Latri Setiawan menutup kegiatan webinar dengan menyeruput kopinya masing-masing, tidak lupa juga berpesan agar masyarakat makin meningkatkan literasi keuangannya, karena jika pengelolaan keuangan bisa dilakukan dengan baik, maka kesejahteraan hidup juga akan meningkat.

Saya pun ikut menyeruput kopi bersama host dan pemateri

Itu dia pengalaman saya mengikuti webinar edukasi NGOPI Virtual Pegadaian (Ngobrol Virtual Literasi Finansial Pegadaian) dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan 2021, saya tutup artikel ini dengan kata-kata dari kak Meika Hazim, Selamat Belajar dan Selamat Praktek! Materi ini tidak akan bermanfaat jika tidak dipraktekkan.

Sunday, October 24, 2021

Tips Merawat Kaki Kaki Mobil yang Wajib Diketahui Pemilik Kendaraan

View Article


Perawatan kaki kaki mobil selalu jadi agenda rutin ketika Anda servis berkala di bengkel resmi Suzuki Citra Asri Buana. Hadirnya teknisi handal akan membuat Anda selaku pemilik mobil terasa aman dengan kondisi kendaraan kesayangan. 


Hanya saja sebagai pemilik sekaligus pengemudi jangan hanya mengandalkan servis rutin saja. Ada beberapa perlakuan pada kaki kaki mobil yang harus diperhatikan dan dilakukan selama Anda mengemudi. Apa saja itu? 


Tips Merawat Kaki Kaki Mobil dengan Mudah


Kaki kaki mobil adalah komponen penting bagi sebuah mobil, jika terjadi kerusakan maka biaya perbaikan atau penggantian komponen sangatlah mahal. Rangkaian dari kaki kaki mobil bisa dibilang rumit dan setiap komponennya akan bekerja menstabilkan mobil. 


Kerusakan pada bagian kaki kaki ini juga bisa disebabkan perilaku mengemudi yang tidak baik. Bagaimana cara mengemudi yang benar sebagai bagian perawatan kaki kaki mobil? Cek tipsnya berikut ini. 


1. Memperhatikan Kecepatan Laju Mobil 


Hal pertama yang harus diperhatikan adalah kecepatan dari laju mobil khususnya ketika melewati jalanan yang rusak. Jangan sembarangan mengebut karena jalanan rusak akan bisa menimbulkan hentakkan yang terlalu keras pada kaki kaki mobil. 


Jalanan rusak seperti lubang atau polisi tidur wajib diperhatikan. Kebanyakan pengemudi juga tidak dapat melihat jalanan berlubang pada saat hujan deras dan timbul genangan air. Selain mobil mudah tergelincir sebaiknya saat hujan Anda juga mengontrol kecepatan rendah laju kendaraan. 


2. Perhatikan Tempat Parkir 


Apakah Anda sering memarkir kendaraan yang tidak merata? Kerusakan pada kaki kaki mobil yang sering tidak disadari adalah Anda memarkirkan kendaraan di area yang berlubang sehingga posisi mobil menjadi miring. 


Miringnya posisi tersebut akan membuat tekanan menjadi tidak rata dan sumber kerusakan. Tidak hanya itu, memarkirkan kendaraan terlalu lama di jalanan miring juga akan mengandalkan hand rem. 


Kerusakan pada rem juga sering terjadi karena posisi parkir yang miring ini. Jika parkir dalam kondisi miring seperti tanjakan ada baiknya Anda menggunakan pengganjal pada ban. Selain itu jangan terlalu lama parkir. 


3. Perhatikan Posisi Stir


Sama seperti ketika Anda parkir di jalanan tanjakan, perhatikan juga soal posisi stir yang menjadi kontrol pada ban. Setiap kali memarkir kendaraan Anda harus mengecek apakah stir sudah dalam keadaan lurus. 


Stir yang kondisinya berbelok dan membuat posisi ban tidak lurus sering menjadi penyebab kerusakan pada kaki kaki mobil. Oleh karena itu pengecekan ulang tempat parkir, posisi setir dan ban pun harus diperhatikan. 


4. Pemilihan Velg Ban


Anda mungkin tertarik untuk melakukan modifikasi pada ban, namun perhatikan juga soal pemilihan velgnya. Jangan sembarangan menggunakan velg, baik itu karena tampilannya yang keren sehingga mengabaikan ukuran. 


Ukuran velg yang paling bagus adalah mengikuti standar yang disediakan oleh pabrikan. Jika Anda berencana mengganti velg sebaiknya sesuaikan ukuran yang sama. Jangan hanya karena tampilannya menarik saja lantasi Anda langsung membeli.


Ring velg yang terlalu besar atau justru kecil akan membuat laju kendaraan juga terhambat. Anda pastinya akan merasa tidak nyaman ketika mengemudi.  


5. Rotasi Ban dengan Rutin


Selain mengendalikan cara mengemudi, Anda juga harus rutin melakukan rotasi ban. Kegiatan ini adalah salah satu bagian dari perawatan kaki kaki mobil yang biasanya dilakukan pada saat servis. 


Bahkan bisa lebih sering biasanya pada setiap 10.000 km atau setidaknya enam bulan sekali. Rotasi ban ini berfungsi untuk mengecek kestabilan putaran ban sehingga jika terjadi masalah akan langsung dideteksi dan diperbaiki dengan cepat. 


Ketika melakukan rotasi ban sangat disarankan untuk melakukannya melalui bengkel resmi Suzuki. Anda bisa memilih manakah bengkel resmi Suzuki terdekat berikut ini. 


1. Sun Motor Jakarta di Jakarta, https://suzukisunmotor.com/ 

2. Citra Asri Buana di Jakarta, https://suzukidealercab.co.id/ 

3. Trimitra Sejahtera Mobilindo di Jakarta, https://suzukitrimitra.co.id/ 

4. Pusaka Motor Utama di Sukabumi https://suzukipusaka.co.id/ 

5. Restu Mahkota Karya di https://suzukimahkota.co.id/ 

6. Armada Banda Jaya di Aceh, https://suzukiaceh.co.id/ 

7. Arista Sukses Abadi di Medan, https://suzukiarista.com/ 

8. Trans Sumatra Andalan di Suamtera Utara, https://tsasuzuki.com/ 

9. Rodamas Makmur Motor di Batam, https://suzukimobilbatam.co.id/ 


Selama Anda mengalami masalah pada kaki kaki mobil Anda harus segera memeriksakannya ke salah satu bengkel resmi Suzuki terdekat. Supaya kerusakan tidak berlanjut.